April 8, 2026

Fakta Menarik Transportasi Umum di Dunia | Things Seen on the Subway

Thingsseenonthesubway – Kisah menarik, kejadian unik, dan trivia tentang kehidupan di transportasi umum dari berbagai negara.

Keunikan Bus Tingkat: Mengapa Begitu Identik dengan London?

Keunikan Bus Tingkat: Mengapa Begitu Identik dengan London? – Jika kita bicara tentang pemandangan Kota London, ingatan kita pasti akan tertuju pada dua hal: dentang lonceng Big Ben dan deretan bus merah bertingkat yang membelah kemacetan kota. Bus tingkat, atau yang secara internasional dikenal sebagai double-decker bus, bukan sekadar moda transportasi di Inggris; ia adalah urat nadi sekaligus identitas budaya yang telah bertahan selama lebih dari satu abad.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa kendaraan raksasa ini menjadi sangat ikonik bagi London? Dan bagaimana evolusinya dari kereta kayu hingga menjadi bus modern yang canggih? Mari kita bedah fakta-fakta unik di balik kendaraan yang menjadi favorit para turis ini.

1. Evolusi dari Tenaga Kuda ke Mesin

Jauh sebelum mesin diesel atau motor listrik ditemukan, bus tingkat pertama kali mengaspal di jalanan Inggris pada abad ke-19 dengan tenaga yang sangat konvensional: kuda. Pada masa itu, kendaraan bermotor masih dianggap sebagai barang mewah yang langka.

Bus tingkat bertenaga kuda ini memiliki desain yang sangat sederhana. Penumpang dibagi menjadi dua kelas; dek bawah yang tertutup untuk mereka yang ingin terlindung dari cuaca, dan dek atas yang terbuka lebar bagi mereka yang ingin menikmati pemandangan (atau sekadar membayar tarif yang lebih murah). Penggunaan kuda memang membuat perjalanan terasa lambat, namun inilah cikal bakal sistem transportasi massal yang efektif di kota-kota besar dunia.

2. Lahirnya Sang Legenda: Routemaster

Keunikan Bus Tingkat: Mengapa Begitu Identik dengan London?

Transisi besar terjadi di awal abad ke-20 saat London General Omnibus Company (LGOC) mulai mempensiunkan kuda-kuda mereka dan menggantinya dengan mesin. Namun, puncak kejayaan bus tingkat baru benar-benar terjadi pada tahun 1956 dengan diperkenalkannya model Routemaster.

Inilah bus merah yang sering Anda lihat di kartu pos. Salah satu fitur paling ikonik dari Routemaster adalah bagian belakangnya yang terbuka (platform terbuka). Desain ini memungkinkan penumpang untuk melompat naik atau turun dengan cepat bahkan saat bus merayap pelan di tengah kemacetan. Meskipun saat ini sebagian besar telah diganti dengan model yang lebih modern demi alasan keamanan, Routemaster tetap dioperasikan di rute-rute wisata tertentu sebagai bentuk pelestarian sejarah.

3. Mengapa Dek Atas Dulu “Tanpa Atap”?

Bagi penumpang bus tingkat di masa lalu, duduk di dek atas adalah sebuah pertaruhan. Pasalnya, hingga awal abad ke-20, dek atas bus tingkat umumnya tidak memiliki atap. Jika matahari terik, Anda akan kepanasan; jika hujan turun, Anda akan basah kuyup.

Karena fasilitasnya yang minim perlindungan, harga tiket di dek atas jauh lebih murah dibandingkan dek bawah. Baru setelah teknologi desain kendaraan berkembang, penambahan atap permanen dilakukan. Inovasi ini secara drastis meningkatkan kenyamanan penumpang dan mengubah bus tingkat menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sepanjang musim, baik di tengah musim dingin yang menggigit maupun hujan rintik khas London.

4. Rekor Bus Tingkat Terpanjang di Dunia

Meski London adalah “rumah” bagi bus tingkat, ambisi untuk menciptakan kapasitas yang lebih besar justru melahirkan kendaraan raksasa di tempat lain. Salah satu yang paling fenomenal dalam sejarah otomotif adalah Neoplan Jumbocruiser.

Berbeda dengan bus kota biasa, Jumbocruiser adalah bus tingkat artikulasi (sambung) yang memiliki panjang mencapai 18 meter. Bayangkan sebuah gedung berjalan dengan kapasitas hingga 170 penumpang! Bus ini dirancang khusus untuk perjalanan jarak jauh antarnegara, membuktikan bahwa konsep bus tingkat tidak hanya efektif untuk membelah kemacetan kota, tetapi juga bisa menjadi solusi transportasi mewah bagi pelancong lintas batas.

5. Lebih dari Sekadar Warna Merah

Warna merah cerah pada bus London sebenarnya bermula dari strategi pemasaran. Pada awal tahun 1900-an, banyak perusahaan bus swasta bersaing di jalanan London. Untuk menonjolkan diri dari kompetitor, LGOC mengecat seluruh bus mereka dengan warna merah mencolok. Ternyata, warna ini tidak hanya menarik perhatian penumpang tetapi juga membantu orang mengenali bus dari kejauhan di tengah kabut London yang tebal. Hingga kini, warna merah tersebut telah menjadi standar identitas visual yang mendunia.

Bus tingkat adalah perpaduan sempurna antara fungsi praktis dan warisan sejarah. Dari era kereta kuda yang lamban hingga menjadi bus modern yang ramah lingkungan, kendaraan ini telah membuktikan ketangguhannya sebagai solusi ruang di kota-kota padat. Jadi, jika suatu saat Anda berkesempatan mengunjungi London, pastikan untuk duduk di baris paling depan dek atas—karena di sanalah Anda bisa merasakan sensasi menguasai jalanan kota.

Share: Facebook Twitter Linkedin

Comments are closed.